Cerpen FIlm

Cerpen FIlm

Sinopsis The Last Barongsai, Film Yang Cocok Untuk Menemani Imlek Anda

Cerpen Film - Film The Last Barongsai ini akan mengangkat salah satu icon dari masyarakat Tionghoa dalam merayakan Hari Raya Imlek, yakni Barongsai. Yang jadi pertanyaan, seperti apa sih sinopsis The Last Barongsai ini?                                                      

Dalam film The Last Barongsai ini akan mengisahkan tentang seorang ayah bernama Kho Huan (Tyo Pakusadewo) yang memiliki sebuah sanggar seni budaya Barongsai.

Pada suatu hari, ada sebuah surat undangan untuk Kejuaraan Nasional Barongsai yang datang kepada Kho Huan sebagai pemilik sanggar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kho Huan tak ada niat membaca surat undangan tersebut, sehingga surat tersebut dibiarkan saja menumpuk bersama surat-surat undangan dari tahun-tahun sebelumnya yang tidak pernah dibaca juga.

Kho Huan memiliki 2 orang anak, yakni 1 laki-laki dan 1 orang perempuan. Anak laki-laki sekaligus anak pertama Kho Huan diberi nama Aguan (Dion Wiyoko), kemudian dia tertarik dengan surat undangan kejuaraan Barongsai tersebut. Namun sayangnya, sang ayah malah tidak mengijinkannya dirinya untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Meski begitu, Aguan bertekad untuk tetap ingin mengikuti kejuaraan tersebut demi memajukan sanggar Barongsai milik ayahnya.

Sinopsis The Last Barongsai dilanjutkan dengan Aguan yang juga mendapatkan surat pemberitahuan dari Nanyang University Singapore, yang menyatakan bahwa permintaan bea siswanya diluluskan untuk sekolah disana. Aguan pun sangat girang mengetahui hal tersebut, namun masih ada 1 hal yang mengganjal bagi dirinya. Rupa-rupanya di surat pemberitahuan tersebut tanggal dari daftar ulang bea siswa ternyata berbarengan dengan kejuaraan Barongsai yang ingin diikuti oleh Aguan.

Aguan pun galau untuk memilih antara beasiswa atau kejuaraan Barongsai yang sangat ingin diikuti. Sementara semakin banyak yang dipikirkannya yakni soal biaya, ayahnya Kho Huan yang kini sudah semakin tua, juga adiknya yang amat disayanginya, masih ada sanggar Barongsai yang menjadi warisan yang sangat bernilai bagi Aguan.

Sementara itu, ayah dari Aguan telah mengetahui dilema yang sedang dihadapi anaknya. Namun tentu saja ia lebih memilih agar sang anak untuk melanjutkan sekolahnya ke Singapore dan menjemput mimpinya. Ia pun ingin segera melupakan surat undangan kejuaraan Barongsai tersebut.

Aguan sendiri mulai bingung dengan apa Langkah yang harus diambil. Apabila dirinya kuliah di Singapura, maka ia tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi nanti pada Sanggar Barongsai yang dipimpin oleh ayahnya tersebut.

Demikian sedikit sinopsis The Last Barongsai, Lantas, apa yang akan dipilih Aguan nanti? Beasiswa, atau kejuaraan Barongsai.

Sumber: Selebshop


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.